Dia Nggak Bohong Kok, Cuma Berubah Pikiran Aja Pernah nggak sih, kamu merasa dibohongi oleh ucapan seseorang? Bayangkan ada kenalan kit…
Prisma Kehidupan: Kenapa Cerita Manusia Tak Pernah Habis Pernahkah kamu duduk diam di terminal Trans Jogja atau di warung nasi padang, mengamati o…
Digarap Karo Nggrundel: Cara Waras Menghadapi Kerjaan Dadakan Udara Jogja siang itu sukses bikin baju seragam nempel di punggung. Kipas angin di pojok …
Berhenti Jadi Hakim bagi Sesama Manusia Dulu, aku punya cara yang sangat sederhana, lebih tepatnya naif sih, dalam menilai manusi…
Belajar Tertawa daripada Terus Marah Jam menunjukkan angka 23.46, tapi jempolku masih sibuk menggulir layar ponsel. Cahaya lay…
Dihargai Karena Siapa, Bukan Karena Apa Pagi itu, AC di lobi sebuah hotel kami menunggu untuk dimulainya registrasi seminar. Aku …
Berhenti Jadi Orang Baik, Mulai Jadi Orang Berkesadaran Kaos dan celana outdoor yang kukenakan basah kuyup, dingin rasanya. Badanku juga terasa p…
Jika Tabunganku Lima Milyar Aku Akan .... Siang kemarin, di sela kunyahan mie ayam pangsit yang mengepul hangat, seorang kawanku me…
Punggung-punggung yang Mengajariku Berdoa Kipas angin gantung di langit-langit masjid berputar lambat, mengeluarkan bunyi derit hal…