Hujan Bisa Memadamkan Api, tapi Tidak Memperbaiki Cara Kita Memperlakukan Alam Pagi ini mendung menggantung tipis di luar jendela, 15 Oktober 2026, tanda-tanda mau huja…
“Tetap di Rumah” Tidak Sesederhana Itu bagi Semua Orang Pagi ini aku memperhatikan grafik pergerakan angin di sebuah portal berita. Warna merah p…
Api Tidak Datang Begitu Saja: Kisah Panjang di Bawah Tanah Gambut Malam itu, sambil menyeruput kopi less sugar yang mulai dingin, jempolku terus menggeser …
Ketika Bernapas Bukan Lagi Urusan Sederhana Pagi tadi, rutinitasku berjalan seperti biasa. Aku membuka jendela kamar lebar-lebar. Ang…
Satu Pertanyaan untuk Mengukur Kebahagiaan Rumah Tangga Duduk bersama di ruang tamu saat kumpul keluarga sering kali menghadirkan suasana yng cam…
Dia Nggak Bohong Kok, Cuma Berubah Pikiran Aja Pernah nggak sih, kamu merasa dibohongi oleh ucapan seseorang? Bayangkan ada kenalan kit…
Prisma Kehidupan: Kenapa Cerita Manusia Tak Pernah Habis Pernahkah kamu duduk diam di terminal Trans Jogja atau di warung nasi padang, mengamati o…
Digarap Karo Nggrundel: Cara Waras Menghadapi Kerjaan Dadakan Udara Jogja siang itu sukses bikin baju seragam nempel di punggung. Kipas angin di pojok …
Berhenti Jadi Hakim bagi Sesama Manusia Dulu, aku punya cara yang sangat sederhana, lebih tepatnya naif sih, dalam menilai manusi…